Monday, January 30, 2006

Tahun Baru....

Dulu ketika saya masih kecil2 dan masih mengaji di kampung...saya selalu teringat bahwa nenek dan orang2 tua lainnya di kampung sangat hapal dengal penanggalan hijriah...Mereka tahu sekarang ini tanggal berapa dan bulan apa...bahkan pernah saya tanya nenek tentang suatu peristiwa...beliau selalu menjelaskannya dengan menyebutkan penaggalan hijriah dan beliau tidak begitu peduli dengan penanggalan yg lazimnya digunakan oleh orang sekarang ini..

Namun sekarang hal itu sudah mulai dilupakan oleh sebagian orang..mereka lebih mengenal penaggalan masehi...coba saja kita tanyakan kepada orang yg betemu di Masjid sehabis shalat ju'mat..apakah mereka tahu tanggal berapa sekarang dalam kalender hijriah....??
Mereka lebih tahu bahwa tgl 14 Februari itu hari valentine....
Coba tanya .....tgl berapa rasulullah lahir...tanggal rasulullah wafat....mungkin banyak yang akan menggelengkan kepala..

Termasuk diri ini sendiri yang lebih sering menggunakan penanggalan masehi sehingga sering melupakan penanggalan kita sendiri...padahal dengan semakin canggihnya teknologi seperti sekarang ini saya sudah menginstall program "Hijri Calendar" di PC saya...tetapi tetap saja tidak pernah mengingat tanggal berapa dan bulan apa sekarang....

Disaat pergantian tahun masehi ribuan orang beramai-ramai memperingatinya......mereka mengucapkan Happy New Year....Bahkan saya banyak menerima sms dari teman yg juga turut mengucapkan hal itu.....saya sedikit miris hanya membalasnya....maaf saya tidak ikut merayakan...

Barangsiapa yg menyerupai suatu golongan...maka mereka termasuk golongan itu.....

Demikian juga ketika tahun baru imlek.....para etnis tionghoa juga meramaikan dan memeriahkan tahun baru mereka dengan mengucapkan Gong Xi Fa Chai.... dengan dimeriahkan oleh kesenian barongsai....

Tetapi ketika tahun baru islam...apakah ada diantara kita yang memeriahkannya...atau pun sekedar mengirimkan sms kepada sahabat2 dan saudara2 kita...?
Ah....mungkin mereka sama sekali tidak ingat...atau bahkan melupakannya...yg mereka tahu mungkin hanya besok tanggal merah sehingga bisa istirahat di rumah tanpa harus pergi bekerja ke kantor....

Kita memang tidak perlu memperingatinya seperti peringatan tahun2 baru yg lainnya yang hanya berujung pada hura2 dan berbagai kemubaziran...tapi dalam memasuki tahun baru itu kita hendaklah mengintrospeksi diri ini....
Seberapa banyak shalat yg kita tinggalkan...?
Seberapa banyak tetangga yg kita sakiti...?
Seberapa banyak penghasilan kita yg tidak kita keluarkan zakatnya...?

Ah...mungkin diri ini lebih banyak melakukan dosa ketimbang ibadah kepada-Mu ya Rabbi.....
S'moga di tahun yang akan datang hamba-Mu ini lebih menigkatkan ibadah kepada-Mu...

" Selamat Tahun baru Hijriah 1 Muharram 1427H"

Hari ini lebih buruk dari hari kemarin adalah orang yg celaka...
Hari ini sama dengan hari kemarin adalah orang merugi....
Hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yg beruntung.....

Termasuk golongan manakah kita....?

Pedulikah kita..?

Alangkah indah dan nyamannya pagi hari di saat berangkat kerja tanpa kemacetan...
Itulah yang sering saya ungkapkan didalam hati...mungkin juga oleh setiap orang yg akan berangkat kerja di pagi hari..terutama di kota2 besar...
Walaupun saya tinggal di kota yg tidak terlalu padat dan besar seperti Jakarta..tetapi kemacetan tetap saja ada...apalagi tinggal di Jakarta...wah gak sanggup saya rasanya...

Menjelang jam 8 pagi setiap jalan dipenuhi oleh kendaraan dengan berbagai tingkah laku pengemudinya...Ada angkot2 yg dengan seenaknya berhenti di tengah jalan tanpa memperhatikan kendaraan di belakangnya yg mau lewat....ada pengendara sepeda motor yg kebut-kebutan....wah gak tau lagi deh pokoknya semrawut banget...
Mereka hanya mementingkan diri mereka masing-masing...tanpa memikirkan keselamatan orang lain....Sering juga saya dengar selentingan dari beberapa mulut pengguna jalan...ah peduli amat...belum tentu juga orang lain itu peduli sama saya..

Apakah mungkin kepedulian kita terhadap orang lain memang sudah tidak ada..?

Friday, January 27, 2006

Hujan..(Berkah atau bencana..?)

Yah hujan lagi...begitu biasanya celoteh saya jika tiba-tiba hari hujan ketika saya akan berangkat kerja. Terkadang saya berfikir sendiri kenpa kita selalu menyalahkan hujan yang turun...Mungkin kita ini terlalu egois yang hanya mementingkan diri kita sendiri..Padahal mungkin disisi lain dari daerah kita banyak para petani yang sangat mengharapkan hujan untuk turun untuk mengairi sawah dan tanaman mereka.

Bagi kebanyakan warga yang tinggal di daerah perkotaan memang hujan selau menjadi momok yang menakutkan seperti sebuah monster..karena biasanya hujan selalu diikuti oleh banjir..seperti yang kemarin barusan terjadi di kota tempat saya bernaung mencari nafkah..

Ketika banjir tiba kita hanya menyalahkan hujan turun terus menerus sebagai penyebabnya...padahal dari zaman dahulu hujan tidak pernah ada yang mengaturnya..mau turn sampai satu minggu terus menerus atau bahkan lebih lama lagi..tidak pernah ada yang merisaukan akan terjadinya banjir..krn yang paling perlu kita sadari bahwa HUJAN ITU BUKAN PENYEBAB BANJIR..dan hujan itu adalah berkah bagi manusia dan makhluk lainnya di muka bumi ini..

Yang menyebabkan banjir itu sendiri mungkin salah satunya adalah kita...Tanpa kita sadari kita merubah bukit yang tadinya hijau menjadi kawasan perumahan...
Seharusnya kita patut bersyukur bisa hidup di negri yang hijau dan subur ini yang membuat banyak bangsa ingin memilikinya...
Atau mungkin rasa syukur kita itu sendiri yang sudah tidak ada lagi...?

Jika engkau pandai bersyukur maka akan Ku-tambah nikmat-Ku
dan jika engkau ingkar maka tunggulah adzab-Ku sangat pedih....